Puding merupakan salah satu contoh koloid. Puding merupakan koloid jenis emulsi padat yang dimana fase terdispersinya adalah cair (air), sedangkan fase pendispersinya adalah padat (bubuk agar-agar). Gelatin yang terkandung dalam puding merupakan emulgator yang berfungsi sebagai pengemulsi dan pengikat air.
Selain itu, puding bersifat sol liofil. Yang dimana, sol liofil adalah sol yang fase terdispersinya
senang akan medium pendispersinya atau dapat dikatakan memiliki afinitas atau daya tarik sangat kuat terhadap mediumnya.
Proses pembuatan puding adalah dengan cara kondensasi. Kondensasi adalah cara pembuatan koloid dari partikel kecil (larutan) menjadi partikel koloid. Yang dimana proses kondensasinya dilakukan secara fisika yaitu pendinginan, penggantian pelarut dan pengembun.
Berikut ini adalah alat dan bahan yang harus disediakan untuk membuat puding :
Alat :
1. Cetakan puding
2. Panci
3. Sendok sup besar
4. Gunting
5. Pisau
6. Gelas
Bahan :
1. Agar-agar warna coklat
2. Susu cair dan coklat bubuk
3. Air
Berikut ini dokumentasinya :
Langkah-langkah pembuatan puding :
1. Memasukkan air ke dalam panci
2. Memasukkan 1 bungkus agar-agar rasa coklat
3. Memasukkan 1 bungkus susu cair atau sesuai selera
4. Memasukkan coklat bubuk ke dalam panci
5. Menyalakan api lalu aduk hingga merata sampai mendidih
6. Menunggu hingga agar-agar tidak terlalu panas
7. Menuangkan agar-agar ke dalam cetakan
8. Menyimpan di dalam kulkas dan menunggu hingga puding dingin dan mengeras
9. Puding siap disajikan
Dokumentasinya :
Berikut ini adalah informasi kandungan yang terdapat pada puding seberat 100 gr :
1. Jumlah energi sebesar 194 kkal
2. Jumlah protein sebesar 1,9 gr
3. Jumlah kalsium sebesar 33,5 gr
4. Jumlah zat besi sebesar 0,2 mg
5. Jumlah vitamin C sebesar 189 mg












